kehamilan

Empat Tanda Umum yang Dialami Ibu Hamil

Tanda Kehamilan

Beragam tanda hamil yang dirasakan seorang ibu banyak sekali. Dengan menggunakan alat-alat kedokteran kita bisa mengetahui tanda-tanda pada ibu yang sedang hamil. Tanda kehamilan biasanya ibu akan peka terhadap kondisi tubuhnya. Dengan kondisi yang mudah peka akan membuat ibu mengerti jika dirinya sedang hamil.

Biasanya masalah utamanya adalah jika sang ibu tidak peduli dengan kondisi tubuhnya. Seorang ibu akan sulit merasakan tanda kehamilan jika tak peduli dengan tubuhnya sendiri.

Tanda hamil yang mudah dirasakan oleh setiap ibu adalah terlambat menstruasi. Apabila Anda merasakan terlambat menstruasi dengan waktu yang lebih lama dari biasanya maka Anda bisa sedang hamil. Jika Anda sudah merasa lama terlambat haid maka Anda bisa membeli alat tes kehamilan, alat tes kehamilan memang cara yang mudah untuk mengetes kehamilan.

Berikut beberapa tanda umum yang dirasakan saat ibu hamil:

1. Terlambat Haid

Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas adalah terlambat datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai tanda kehamilan. Anda bisa saja telat datang bulan karena banyak pikiran, diet atau gangguan hormonal. Selain itu, ada beberapa wanita bisa mengalami pendarahan atau spotting (timbul bercak darah). Segera konsultasikan ke dokter mengenai masalah tersebut.

2. Perubahan Mood

Wanita hamil memiliki suasana hati yang gampang berubah. Bisa saja di satu waktu Anda merasa sangat gembira, namun beberapa waktu kemudian Anda jadi pemarah pada suami hanya karena masalah yang sepele. Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Suasana hati berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis di tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru.

3. Munculnya bercak darah atau flek

Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara delapan hingga sepuluh hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

4. Kram Perut

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Untuk meyakinkan Anda apakah hamil atau tidak, sebaiknya segera periksa diri Anda dengan menggunakan alat tes kehamilan. Jika ternyata hasilnya positif, segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Jangan lupa mengecek kondisi kesehatan Anda.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s